Arti Sahabat Sejati

Dona merupakan gadis yang terkenal di sekolahnya. Dia pintar dan menyenangkan, dia juga bergaul dengan baik pada semua orang. Bukan kebetulan Dona begitu terkenal. Sejak kecil ia telah berusaha bersikap baik dan ramah kepada semua orang. Dia mengundang seluruh teman sekelasnya ke pesta ulang tahunnya. Dia adalah seorang gadis yang sibuk, dengan begitu banyak teman, sehingga dia hampir tidak sempat menghabiskan waktu dengan teman-temannya. Namun, dia merasa sangat beruntung, tidak ada cewek lain yang memiliki begitu banyak teman di sekolah dan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.

Tapi semuanya berubah pada Hari Persahabatan Nasional. Pada hari itu, di sekolah, semua orang bersenang-senang, menggambar, melukis, memberi hadiah. Setiap orang harus membuat tiga hadiah untuk diberikan kepada tiga sahabat mereka. Dona menikmati tugas memilih tiga dari puluhan temannya

Namun, ketika semua hadiah telah dibuat dan dibagikan di antara teman sekelasnya, Dona adalah satu-satunya yang belum menerima hadiah! Dia merasa sedih, dan menangis. Bagaimana mungkin? Begitu banyak usaha untuk mendapatkan banyak teman, dan akhirnya tidak ada yang melihatnya sebagai sahabat mereka? Semua orang datang dan mencoba menghiburnya untuk sementara waktu. Tapi hanya sebentar lalu pergi.

Inilah yang sering dilakukan Dona berkali-kali dengan orang lain.

Dia menyadari bahwa dia adalah teman yang baik, tapi dia bukan teman sejati bagi siapa pun. Dia telah mencoba untuk tidak berdebat dengan siapa pun, dia telah berusaha memperhatikan semua orang, tapi sekarang dia tahu bahwa itu tidak cukup untuk menciptakan persahabatan sejati.

Ketika sampai di rumah malam itu, ia masih menciptakan genangan air dengan air matanya, dan Dona bertanya kepada ibunya, di mana dia bisa menemukan teman sejati?

“Dona, sayangku,” jawab ibunya, “Kamu tak akan pernah bisa membeli teman dengan senyuman atau beberapa kata indah, Jika kamu benar-benar menginginkan teman sejati, kamu harus memberi mereka waktu dan kasih sayang yang nyata. Bagi mereka teman sejati itu harus selalu ada, di saat suka dan duka, baik maupun buruk, senang maupun susah “.

“Tapi aku ingin menjadi teman untuk semua orang, aku hanya perlu membagi waktu di antara semua orang!”, Dona memprotes.

“Sayangku, kamu seorang gadis yang cantik,” kata ibunya, “tapi kamu tidak bisa menjadi teman dekat semua orang. Tidak cukup waktu untuk semua orang, jadi mungkin hanya ada beberapa teman sejati, yang lain hanyalah sekedar teman bermain atau kenalan, tapi mereka tidak menginginkan persahabatan “.

Mendengar penjelasan ibunya, Dona memutuskan untuk mengubah caranya sehingga akhirnya dia bisa memiliki beberapa teman sejati. Malam itu, di tempat tidur, dia memikirkan apa yang bisa dia lakukan untuk mendapatkan teman sejatinya.

Dia memikirkan perkataan ibunya. Ibunya selalu bersedia membantunya, saat ia menghadapi semua masalahnya, ibu selalu memaafkannya, dia sangat mencintainya…

Itulah yang membuatnya sadar Arti Sahabat Sejati!

Dan Dona tersenyum, menyadari bahwa dia sudah memiliki teman terbaik, teman sejati yang pastinya diinginkan siapa pun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *